Back to Jkt, for good

View dari ruang kantor Papi Rul. Tampak Monas di kejauhan.

Mama mertua adalah seorang yang romantis dan selalu optimis. Kalau beliau berdoa, berpengharapan, sering kali beliau sampaikan dengan bahasa yang rinci, berulang-ulang, dan penuh keyakinan. Kadang-kadang saya merasa deg-degan didoain (?), karena kadang apa-apa yang diharap berasa “too good to be true”. Tapi mama selalu punya prasangka baik pada Allah. Bahkan untuk hal-hal yang, sependek pengetahuan saya, di luar logic.

Contoh nyata ketika mama dulu selalu berulang-ulang doain ummi supaya segera naik haji dengan ayah. Saya cuma bisa ketawa karena saya dan ummi sama-sama tahu bahwa pada tahun 2019 ummi akan berangkat sendiri. Adapun nomor porsi haji ayah itu masih lama… masih sekitar sepuluh tahun mendatang.

Dulu ayah dan ummi memang mendaftarnya tidak berbarengan. Saya dan adik-adik masih kuliah/bersekolah saat itu, sehingga keadaan finansial hanya memungkinkan ummi mendaftar sendiri tanpa ayah (ummi bareng dengan bestfriend/saudara ummi). Siapa sangka doa mama mertua dikabulkan Allah. Ayah saya mendadak berangkat haji, gratis, pada tahun 2018, lebih duluan malah daripada ummi. Koq bisa??? Ternyata bisa, atas kemurahan dan kebaikan hati bapak Gubernur (semoga Allah merahmati beliau). Terbukti bahwa logic saya ga nyampe kesini. Malah doa mama yang sampe tembus ke langit.

Libatkan Allah. Langsung mohon aja sama Allah apa-apa yang dimau. Allah yang punya kuasa koq, semuanya mungkin jika Ia berkehendak. Mama kadang ingetin saya akan hal ini, tentunya dengan bahasa yang lembut dan romantis khas mama, tanpa menggurui meskipun saya sangat laik digurui. (#OjoKeminterDehNgana). Berdoa itu ga perlu pake logic pake nalar. Jan sungkan-sungkan minta sama Allah.. Berprasangka baik aja bahwa doa kita pasti dikabulkan, bisa sekarang bisa nanti. Makasih ya mama. Apa jadinya kami tanpa mama huhuhu T.T

Makasih lagiii mama udah ga putus-putus berdoa untuk anak bungsunya (dan makasih buat papa juga yang selalu ceria dan semangat). Sekarang papi pindah berkantor ke… sekitaran Monas, Jakarta Pusat. Masya Allah. God is good all the time. Tiada daya dan upaya kami, melainkan atas kehendakNya, doa orang tua, dan pertolongan teman-teman yang baiknya sudah bagaikan saudara.

Selamat datang di Jakarta, Papi.. ❤

Seneng banget papi euy, berperjalanan naik vespa sepanjang 10 km doang, dengan rute jalan lurusss doang, 20 menitan udah bisa nyampe ke rumah ketemu keluarga. Alhamdulillah ala kulli hal.

view di senja hari
Berkunjung ke kantor papi di hari Sabtu

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s