Self note – Ramadhan 2021

Sore ini sambil menunggu azan Maghrib, saya dengarkan radio RRI Pro 2.. hehehe.. mumpung Laras sedang main dengan sepupu-sepupu ke rumah Nenek sekalian menemani nenek mempersiapkan masakan berbuka. Seandainya Laras sedang ada di rumah, besar kemungkinan ia akan berkata: “Maaf Mi, boleh ganti ke Prambors?”.. hehehe.

Jadi, di RRI ada penceramah yang menceritakan tentang:

Musa bin Imran berkata: “Wahai Tuhan, dimana aku mencariMu?”
Allah menjawab: “Carilah Aku di sisi orang-orang yang hancur hatinya. Sesungguhnya Aku dekat dengan mereka setiap hari (sejarak) satu bâ’ (sekitar dua lengan). Jikalau tidak demikian, mereka pasti roboh (binasa).” (Imam Ahmad bin Hanbal, al-Zuhd, Kairo: Dar al-Rayyan li al-Turats, 1992, h. 95)

Wah… ternyata.. Allah ada di dekat orang yang broken heart..

Selama pandemi ini, kita saksikan banyak sekali saudara yang struggling.. Berjuang sembuh dari Covid.. Bertahan hidup meski usaha babak belur.. Pergerakan terbatas terhalang Covid.. Selain pandemi, banyak juga diberitakan kejadian sedih lainnya. Misalnya hari ini ada berita tentang tenggelamnya kapal TNI KRI Nanggala 402; statusnya “On Eternal Patrol” 😦 . Indonesia atau bahkan dunia sepertinya broken heart berjamaah..

Teringat kemarin saat sore-sore menunggu berbuka, saya menonton netflix Joanna Lumley’s Japan: episode tiga saat Joanna berkunjung ke Kota Nagasaki. Disana Joanna berdiskusi dengan seorang Bapak-bapak setempat.. Bapak itu merupakan satu dari sedikit orang yang berhasil lolos dari peristiwa bom atom pada tahun 1945 yang sungguh mengerikan dan menyesakkan jiwa. Ia berkata kepada Joanna:

I survived because I was in the shelter. I felt I have a duty to keep living. No matter how hard or sad or painful it is, I have to keep going, keep living.. and teach people how precious peace is.

Demikianlah pesan dari Bapak-bapak Nihonjin dan Bapak Penceramah yang bagus sekali menurut saya. Let’s do our duty well, for God is here with us. Saya coba narasikan melalui tulisan, sebagai pengingat untuk saat ini dan seterusnya.

Hwaiting!

*balik nonton DraKor

*oh sudah azan Maghrib

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s