Diklat Supervisory Education

Ketika Jadwal Diklat SE Keluar

Selang satu minggu dari diklat Pra SE, akhirnya keluar juga jadwal diklat SE selama kurang lebih 2 minggu di Udiklat Bogor. Artinya saya harus ninggalin anak, dan artinya saya harus siap outbound.

Reaksi awal: Maleusss, karena kebetulan saya lagi nyeri PMS dan sakit gusi.

Namun pada akhirnya saya harus tetep berangkat lah ya, karena ini diklat penjenjangan yang akan menentukan karir saya kelak. ini semacam tugas negara (macam betul…).

Saya minta ijin sama laras, kasih dia pengertian. Saya bersyukur diklatnya bertempat di Bogor sehingga saya masih bisa beberapa kali pulang ke rumah jakarta. seandainya saya kebagian diklat di suralaya, tentu ceritanya lain. jauh bo.

Ketika Diklat SE Dimulai

Kami mengawali pembelajaran dengan aktivitas outbound di Ciampea. Semacam Persami anak pramuka, tapi bukan. Semacam kemping ala-ala. Saya berusaha tahan nyeri selama perjalanan di bus (Cibogo-Ciampea) dan di awal permulaan outbound. awalnya sempet berpikir akan menyerah. tapi setelah lihat temen-temen ketawa-ketiwi saat ice breaking, kok saya jadi penasaran. Apalagi instrukturnya (Mbak Fitri) bilang kalau acaranya dijamin seru, yang sakit bakalan jadi sembuh. Eh ternyata ucapan beliau mujarab. Saya jadi sembuh. Minimal nyerinya ga kerasa selama outbound berlangsung atau selama berkegiatan games yang seru-seru. Lanjut nyeri lagi saat malam hari, pas gada kegiatan, pas di dalam tenda hehe.

IMG-20161004-WA0075.jpgIt’s better to be absolutely ridiculous than absolutely nothing (Quote by Marilyn Monroe)

There I was.. showing the extrovert side of me. Hiding the anxiety that I sometimes have. Becoming ridiculous. Hahahaha. Sebagai salah dua dari peserta diklat perempuan, tentunya ga banyak yang bisa didapat selain perhatian, perhatian, dan perhatian. Huahahahaha. ini semacam trigger, semacam mood booster buat aku. Narsisnya keluar, hiperaktifnya keluar, gagal jaimnya keluar, nauzubillah. Hahahahaha..

Baru saya sadar bahwa inilah yang dinamakan masa OJT jilid 2. Sama seperti OJT jilid 1 pada tahun 2010 silam, namun bedanya sekarang kita udah pada tuek, udah pada berkeluarga, udah pada beranak pinak, namun gila nya teteuppp sama kaya anak OJT, sodara-sodara. Peserta diklat baik yang muda-muda (temen-temen UP Cirata, PLN Tasik, UIP V), yang senior (Pak Haji Nanang dan Pak Tirta), yang emak-emak (Bu Dewi dan Eji), semuanya bahu-membahu bersemangat menyelesaikan aneka simulasi dan games selama outbound, yang katanya  bertujuan buat melatih softskill; team building, cara kerja efektif, pengembangan diri, pengembangan kepemimpinan, pembagian tugas, dan perencanaan strategis. Tau-tau saya jadi semangattt, sakitnya menguappp, dan ga berhenti ketawa-ketawa selama tiga hari kami outbound. Seru dan seneeeng.. hahahaha.

Saya optimis kegiatan in class training nanti bisa saya ikutin dengan enjoy. Lagian kalau lagi dinas emang syaratnya begitu, harus fokus pada kegiatan! ga usah mellow2 inget anak! karena emotional bondingnya kuat. Jika sang ibu mellow, sang anak juga akan mellow. Jadi kalau diklat dibawa enjoy aja. Lagian sapa yang ga enjoy dapet me time?!! hahaha.. me time buat working mom tuh berharga banget, soalnya jarang-jarang! hahaha.

IMG-20161004-WA0065.jpgJadilah saya enjoy diklat to the fullest!!! Belajar dan menginap di Udiklat Cibogor. Pagi ngerjain PR sinopsis, siang belajar, presentasi, sore ujian, malem makan, jalan2, belanja2 hahaha. Beruntung bisa ngerasain serunya diklat bersama Bu Dewi Maia Ahmad dan semuanya temen SE Udiklat Bogor angkatan 9. Makasih atas keseruannya, you rocksss XD

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s