Watch out! Pick pocketing in Paris!

Jumat, 270315 / 21.00

Malam ini setelah kami mengunjungi Eiffel Tower, suami saya hampir kecopetan di Stasiun metro yang berada di sekitar area Arch de Triomphe. Sebenarnya dari baca-baca di internet, saya sudah tahu bahwa di Paris itu banyak banget pencopet. Pun resepsionis hotel juga sudah mengingatkan. Tapi namanya turis, sibuk haha-hihi, berpenampilan “mengundang” banget (tas ditempatkan di belakang, kamera dikalungin), dll. Kami jadi agak lalai.

Sesaat sebelum masuk stasiun, ada stranger yang memberi tahu kami:

“Do you speak english? Be careful of your bag. They are watching you. The girls.”

Rupanya ada tiga orang pencopet wanita yang sedang mengincar kami. Saya langsung berbenah tas. Saya tutup semua risleting dengan rapat, lalu pindahkan tas ke depan. Kami pun lanjut ke dalam untuk mempelajari rute Metro dengan tujuan Hotel Des Belges tempat kami menginap. Suami saya sibuk membaca petunjuk jalur-jalur Metro yang ada di dinding stasiun.

Saat itu saya sudah curiga terhadap dua pria yang tidak membawa tas. Penampilannya beda dengan turis ataupun masyarakat awam yang biasanya membawa tas. Dua pria ini pura-pura ikut membaca jalur Metro juga. Saya menggendong anak saya, lalu langsung masukin tiket untuk membuka palang pintu stasiun. Pas giliran suami memasukkan tiket, eh tiketnya error sehingga palangnya tidak terbuka. Suami saya jadi kerepotan karena mencoba buka palang sedangkan posisinya saat itu sambil menggendong stroller anak.

Pada saat genting seperti itulah dua pria yang saya curigai tadi langsung dorong-dorongan dan mendempet suami. Saya kaget. Dan saya tahu tujuan mereka untuk apa; mengambil dompet! Saya refleks berteriak:

Copet, Kak!!!

Suami memegang sakunya dan dia balik arah ngejar pencopet sambil berteriak2:

You thief! thief!!

Untungnya si pencopet masih punya rasa takut. Mereka lari dan melempar dompet ke bawah. Suami mengambil dompet tersebut dan mengeceknya. Alhamdulillah kondisinya masih utuh. Suami saya menyimpan kembali dompetnya, kali ini di saku depan celana.

Fiuhh. Lega sementara.

Suami saya berusaha masuk ke pintu stasiun lagi, lewat palang pintu yang lain. Dan.. pada saat itu ada dua orang lain, yang lagi-lagi mempelototi celana suami (Mengincar dompetnya lagi, astaga.) Untung kali ini palang pintunya terbuka. Suami langsung masuk. Sementara dua orang calon pencopet tadi serentak balik arah. Nah, kan ketahuan banget.. Kalau memang mereka penumpang kereta harusnya mereka ikut masuk ke stasiun dong. Ini malah balik arah karena sadar calon korbannya sudah awas.

Ternyata Paris seram juga ya. Dalam satu malam bisa bertemu tiga gerombolan pencopet. Kami benar-benar harus berhati-hati sebagai turis apalagi di kota besar seperti ini. Masih ada dua hari lagi disini. Semoga selamet! – at Hotel Des Belges

———————————————-

Tulisan ini juga dapat dibaca pada kompasiana saya:

http://www.kompasiana.com/ezilaras/hampir-kecopetan-di-paris_555463826523bdc5144aefdc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s