Pengalaman pertama mencoba Onsen (tidak seindah pengalaman kedua)

habis main ski enaknya ngonsen!
habis main ski enaknya ngonsen!  (Pic edited by Ariyana)

selama satu kali trip ke Jepang, saya mandi onsen dua kali. ihiyyy

sebelumnya udah pada tau apa itu onsen?

menurut wikipedia, onsen adalah tempat mandi berendam dengan air panas yang keluar dari perut bumi. Mandinya bisa di kolam outdoor, indoor, bisa pisah antara cowo cewe, bisa juga campur, dan yang paling penting harus tidak mengenakan busana apapun. hoho

waktu itu saya sampe di penginapan di pinggir Lake Kawaguchiko pada senja hari, dalam kondisi jalanan dilapisi es, dengan suhu minus 3 derajat Celcius. rasanya amazing banget.. kami langsung masuk hostel yang kamarnya mirip pisan sama kamar nobita (pake tatami dan ada lemari doraemonnya). awalnya malah saya kira saya harus tidur dalam lemari kaya doraemon hihihi. nyatanya tentu tidak, kasurnya digelar di lantai, barulah saya dan misua bisa bobo, sambil melihat pepohonan lewat kaca jendela yang besar dan sambill nonton acara tv jepang yang konyol-konyol hihi.

eh kapan cerita onsennya?

Oleh sebab kami ga mau menghabiskan malam di kamar tok, kami pun berinisiatif jalan2 ke lingkungan sekitar, buat nyari makan malem dan belanja di convenient store. seru lho belanja pake mata uang Yen, untuk belanjaan satu kresek gede, bayarnya cukup pake uang koin. hihi klo di indonesia pastinya udah berpuluh-puluh ribu atau nyampe ratusan ribu rupiah kayanya tuh.

Cerita ONSEN pleaseee..

okay-okay.. setelah antusias mendengar info dari resepsionis bahwa di dekat hostel kami ada onsen yang memberikan diskon pada pelanggan hostel, kami langsung berbinar2 (aku, krully, sdut, dave). yuk onsen kita le!

kami baru kembali dari jalan-jalan malam di lingkungan Lake Kawaguchiko tersebut sekitar pukul 8 malam. kami pun menuju onsen sambil membayangkan enaknya berendam dan “lucunya” onsen. Sesampainya di onsen kami disambut resepsionis pria yang memakai jas lengkap dan ramah luar biasa. dia menunjukkan bahwa kami bisa beli tiket lewat mesin tiket yang terletak di depan resepsionis. dari resepsionis kami menuju ruangan perantara yang menghubungkan kita ke koridor onsen wanita dan onsen pria (Yep, untungnya onsen yang ini dipisah ya bo). kami foto-foto dulu di meja berpemanas kotatsu. lalu berpisah menuju onsen masing-masing.

saya sendiriannn.. dan bingung ini cara dan prosedurnya gimana. sambil meraba-raba, saya rasa kita harus titipkan baju dulu di loker, terus gimana cara jalan dari loker ke ruangan kolamnya? masa sambil gak berbaju? ah ga kebayang. saat saya mau masuk, ada cewe bule yang sudah selesai onsen. kemudian ada juga satu cewe jepang keluar. udah itu doang. saya masuk ke dalam ruangan dan onsennya itu sepiiiii alias kosong melompong cuma ada saya sendiri. saya langsung ga antusias, karena sebenernya intinya nyobain onsen adalah mandi beramai-ramainya itu lho huahaha..

karena cuma sendiri saya ga mempedulikan aturan onsen. saya masuk masih pake underwear. pas di ruang tertutup baru saya buka. ruangan itu temaram dan dipenuhi uap panas. oh jadi gini toh, seandainya ada lawan ya berarti ga terlalu keliatan juga ya hihi. saya kemudian buka underwear dan simpen di pinggir kolam, eh ga sengaja bra saya sempet kecemplung ke kolam, ups. ampuni aku huahaha (maklum turis malesye.. malesye). tiap kali melakukan kebodohan langsung deh kami pura2 ngaku sebagai turis malesye bukan turis indo hahaha.

saya bahkan ga mandi bebersih dulu. tapi langsung nyobain nyemplungin badan ke kolam air panas. dan ternyata pemirsahhh, dalam kesendirian di ruangan onsen yang temaram itu, aku jejeritan edaannn panas pisan dimana kekuatanku.. ku tak sangguuuuuuup. huaa huaa.. cuma nyobain masukin kaki aja udah ga kuat. air kolamnya panas banget banget banget.

saya langsung berkeliling ruangan. cobain masuk ke pintu-pintu yang ada, bahkan ngintip kolam yang outdoor. bener-bener ga ada orang di onsen wanita ini. fiuh saya sibuk bayangin gimana kondisi anak-anak cowo di onsen sebelah. saya coba lagi berendam, kepanasan lagi. fix, nothing to do here anymore.. aku keluar aja, berpakaian, lalu nungguin anak-anak cowo selesai ngonsen.

pas keluar ternyata mereka habis seru-seruan dong.. memang onsennya sepi, tapi minimal masih ada sekitar 5 pengunjung lainlah selain mereka. terus mereka berendamnya di kolam outdoor sambil ngeliatin bintang.. trus krul ajarin aku apa kegunaan handuk kecil, handuk besar, dan tata cara mandi sebelum berendam.

oh gitu.. pokonya besok malem kita onsen lagi ya, aku belom puas.. moso onsen olangan?! jadilah kami bertekad untuk mengulang mandi onsen dan dateng lebih awal keesokan harinya 🙂 (bersambung)

Advertisements

2 thoughts on “Pengalaman pertama mencoba Onsen (tidak seindah pengalaman kedua)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s