Obrolan tak terduga bersama Babeh

Babeh disini adalah bapak GM saya. saya sendiri belum pernah menyapa beliau dengan panggilan akrab itu, meskipun hubungan saya dengan atasan saya ini tergolong cukup akrab atau setidaknya tidak ada ketakutan bagi saya untuk mengobrol dengan beliau, tidak seperti atasan-atasan di tempat lain (mungkin..) hehe. berkantor disini memang nyaman; teman-temannya baik dan penuh penghargaan terhadap rekan kerja, bosnya juga ramah dan penuh upaya untuk mengakomodir bawahan. Suasana kantor ini bertumbuh dengan pecutan untuk kantor secara organisasi, dan dengan pujian untuk masing-masing individu. sehingga, baru sebentar bergabung sudah langsung betah 🙂

Saya menghadap pak GM, hendak melaporkan kegiatan training LARAP dan EMP, dan hendak menyampaikan follow up tentang rencana pengaujan amandemen SLA proyek IBRD yang dulu pernah kami bicarakan.

masuk ruangan beliau, tidak ada sekretaris karena mbak Novi sedang sakit. ketukan perlahan (padahal beliau lagi kerja – menulis). saya langsung disambut ramah.

eeeeh mbak ayo masuk.

siapa yang tidak senang jika atasannya senyum tulus dan ramah. to the point, saya ingatkan kembali tentang SLA dan langsung diokein sama beliau, bahwa silahkan saja saya langsung follow up, tanpa didebat lho – karena saya orangnya sangat grogian klo didebat meskipun yang diomongin itu bener tetep aja suka keselimpet klo diomongin. heuheu.

kemudian lanjut ke topik kedua, bahwa saya akan dipindah ke PJB. Babeh minta saya hubungi bapak MKSA atau ibu SDM agar bisa telpon SDM di unit PJB yang terdekat dengan keluarga saya, apakah itu di Muara Karang, Muara Tawar, atau Tanjung Priok. jika bapak/ibu SDM failed, Babeh bersedia langsung bantu ngomong dengan SDM PJB tersebut.

okay, saya tidak masalah, karena ini bukan berita baru, meskipun sedikit kegaluan pasti ada karena sudah terlanjur nyaman di Semarang.

selanjutnya Babeh selametin suami saya yang insyAllah akan ke Twente, sambil menjelaskan cara-cara melobi atasan, jika kelak tertarik untuk lanjut ke jenjang S3. bahwa kita harus membawa niat mulia saat menghadap, melobi dengan cara minta sharing dengan atasannya atasan, membawa buah tangan dll. (Jleb, jadi inget punya kaos I-art buat Babeh tapi malu buat nyempeinnya). Okay noted Beh.

Selanjutnya tiba-tiba obrolan berubah 180 derajat, berbelok dari penuh senyum, volume normal, dan sapaan mbak, berganti menjadi bisik-bisik, sapaan kau ala orang tanah datar (hahaha macam betul) dan wajah serius:

Sayangi suamimu. layani suamimu dengan yang terbaik. selalu iyakan apa yang dia minta. belajar dari internet dan dari buku-buku. selalu manjakan dia.

Mak jleb.

kalimat di atas dijabarkan dengan penjelasan-penjelasan detail, sharing pengalaman, dan penekanan rinci tentang langkah apa yang harus saya perbuat, dengan tujuan kepuasan suami pada saya seorang, hanya pada saya seorang.

wow.

wow Beh, wow!

gak nyangka siang bolong dapet wejangan demikian. saya langsung telpon suami sambil masih shock. tentu saja karena saya ingat baru empat hari yang lalu misua minta pijit dan tidak saya penuhi karena saya pun sama capeknya dengan misua. awww.

suami saya orangnya sangat lembut dan penuh kesopanan, penuh canda, dan penuh akan pujian. sehingga saya betul-betul bersyukur dikaruniai suami yang tegas tapi berperilaku halus. namun pertanyaannya apakah saya sudah memberikan yang terbaik dari diri saya?

bagaimana pelayanan saya?

bagaimana dengan yang dibilang oleh Babeh?

kk rully ketawa-tawa mendengar cerita saya bahwa saya dinasehati demikian oleh Babeh. yang kk rully mungkin tidak tau adalah bahwa saya galau berattt!

aaaa… ampun Beh! siap laksanakan Bos! siap!

Agar kelak suamimu jadi pemimpin.

Aaaaaaaaaa Siap Pak! terima kasih banyak Pak!

*menghitung hari sampe ketemuan dengan suami weekend ini*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s